Duka Warga Paska Bencana Tanggul Jebol Di Guntur
DEMAK – Paska jebolnya 3 tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo dan Sidoharjo Kecamatan Guntur Kabupaten Demak menyisakan duka yang mendalam. Warga yang mengungsi telah kembali kerumah masing-masing untuk membersihkan rumah maupun mencari harta bendanya yang hanyut akibat terseret air.
Pantauan di lapangan pada Selasa pagi (07/04/26) terlihat pemandangan yang memilukan, belasan rumah hancur tidak berbentuk meskipun sebagian hanya menyisakan tiang dan atap serta gentengnya.
Terjangan air dari tanggul jebol menghanyutkan rumah dan harta benda warga yang tepat di titik jebolnya tanggul. Kondisi jalan kampung masih tertutup lumpur dan becek, diperparah dengan tumpukan kayu, pohon dan matrial yang terhanyut.
Pada Selasa siang Masyarakat yang membersihkan rumah kembali dibuat panik karena air dari sungai datang lagi meskipun tidak terlalu deras. Hal ini diakibatkan debit air yang ada di sungai masih belum surut sepenuhnya sehingga terus mengalir melalui celah tanggul yang sedang diperbaiki. Namun tidak berlangsung lama, sehingga kepanikan warga tidak berkepanjangan.
Salah satu warga, Samiah (52), mengatakan air mulai mengalir pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB dengan arus yang sangat deras. Kondisi tersebut membuat warga bergegas meninggalkan rumah tanpa sempat mengamankan harta benda.
“Barang-barang saya hilang semua, bahkan alat memasak pun tidak ada. Peralatan elektronik yang saya miliki juga rusak. Tadi sempat terjadi banjir lagi, namun cepat ditanggulangi”, kata Samiah.
Kebutuhan Warga
Sementara itu, warga lainnya, Ismono (54), menjelaskan sebanyak 12 unit rumah hanyut, 9 unit mengalami kerusakan berat, dan 7 unit lainnya rusak ringan.
Ia mengungkapkan, saat ini warga sangat membutuhkan bantuan air bersih karena layanan Pamsimas terganggu. Selain itu, warga juga memerlukan peralatan memasak serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak.
Ismono menambahkan, Bupati Demak, Eisti’anah, telah meninjau langsung lokasi tanggul yang jebol.
“Kemarin Bupati sudah meninjau lokasi. Pagi ini Bupati Demak bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen juga kembali meninjau lokasi”, ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa bantuan bagi warga terdampak telah direncanakan. Untuk rumah yang rusak berat dan hanyut akan mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sedangkan rumah rusak ringan akan dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Demak.
Lebih lanjut, Ismono berharap penanganan tanggul yang jebol ke depan dapat diperkuat agar warga merasa lebih aman dan tenang. Pasalnya, setiap debit air meningkat, wilayah tersebut kerap terdampak limpasan air. (red-kmf/ist)
Selasa, 7 April 2026 15:5